Akurat Logo

KAI Pastikan Tidak Ada Petugas Jadi Korban dalam Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur

Putri Dinda Permata Sari | 28 April 2026, 08:27 WIB
KAI Pastikan Tidak Ada Petugas Jadi Korban dalam Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur
Proses evakuasi kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur.

AKURAT.CO PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan tidak ada petugas internal perusahaan yang menjadi korban dalam insiden tabrakan, antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan hingga proses evakuasi masih berlangsung, seluruh petugas KAI yang berada di lokasi dipastikan selamat.

"Untuk korban dari KAI tidak ada," kata Bobby dalam jumpa pers di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026) dini hari.

Baca Juga: Imbas Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, KAI Batalkan Perjalanan 13 KA Jarak Jauh

Dia menjelaskan, fokus utama saat ini adalah mempercepat proses evakuasi penumpang yang terdampak, serta memastikan penanganan korban berjalan optimal bersama tim gabungan dari KAI, Basarnas, kepolisian, dan tenaga medis.

PT KAI juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengamankan lokasi kejadian, sekaligus memulihkan operasional perjalanan kereta yang sempat terganggu akibat kecelakaan tersebut.

Sebelumnya, PT KAI mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut sebanyak enam orang. Sementara, 80 penumpang KRL Commuter Line mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.

Selain itu, sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dinyatakan selamat dari insiden tersebut.

Baca Juga: KAI Tanggung Seluruh Biaya Korban Insiden KA Bekasi Timur

VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan, penanganan korban luka dilakukan di sejumlah rumah sakit yakni RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

PT KAI memastikan seluruh korban dalam insiden operasional yang terjadi mendapatkan penanganan maksimal. Seraya menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan bagi korban luka serta biaya pemakaman korban meninggal dunia ditanggung sepenuhnya oleh asuransi dan KAI.

"KAI menyampaikan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh kepada para korban dan keluarga yang terdampak, termasuk memastikan proses penanganan berjalan dengan cepat, tepat, dan terkoordinasi dengan seluruh pihak terkait," jelas Anne Purba.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.