KAI Pastikan Tidak Ada Petugas Jadi Korban dalam Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur

AKURAT.CO PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan tidak ada petugas internal perusahaan yang menjadi korban dalam insiden tabrakan, antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur.
Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan hingga proses evakuasi masih berlangsung, seluruh petugas KAI yang berada di lokasi dipastikan selamat.
"Untuk korban dari KAI tidak ada," kata Bobby dalam jumpa pers di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026) dini hari.
Baca Juga: Imbas Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, KAI Batalkan Perjalanan 13 KA Jarak Jauh
Dia menjelaskan, fokus utama saat ini adalah mempercepat proses evakuasi penumpang yang terdampak, serta memastikan penanganan korban berjalan optimal bersama tim gabungan dari KAI, Basarnas, kepolisian, dan tenaga medis.
PT KAI juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengamankan lokasi kejadian, sekaligus memulihkan operasional perjalanan kereta yang sempat terganggu akibat kecelakaan tersebut.
Sebelumnya, PT KAI mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut sebanyak enam orang. Sementara, 80 penumpang KRL Commuter Line mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.
Selain itu, sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dinyatakan selamat dari insiden tersebut.
Baca Juga: KAI Tanggung Seluruh Biaya Korban Insiden KA Bekasi Timur
VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan, penanganan korban luka dilakukan di sejumlah rumah sakit yakni RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.
PT KAI memastikan seluruh korban dalam insiden operasional yang terjadi mendapatkan penanganan maksimal. Seraya menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan bagi korban luka serta biaya pemakaman korban meninggal dunia ditanggung sepenuhnya oleh asuransi dan KAI.
"KAI menyampaikan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh kepada para korban dan keluarga yang terdampak, termasuk memastikan proses penanganan berjalan dengan cepat, tepat, dan terkoordinasi dengan seluruh pihak terkait," jelas Anne Purba.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









