Aqua Perkuat Komitmen pada Keamanan dan Lingkungan dengan Galon Guna Ulang PET

AKURAT.CO Aqua menerima kunjungan dari perwakilan Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Pabrik Aqua, Mambal, Bali, Rabu (31/7/2024).
Kunjungan ini bertujuan untuk menyaksikan langsung proses produksi Aqua dari hulu ke hilir dan memastikan keamanan serta kualitas produk-produk Aqua yang terjamin dengan standar tinggi dan sesuai regulasi yang berlaku.
Pada kesempatan tersebut, para perwakilan pemerintah melihat langsung proses produksi produk kemasan Galon Guna Ulang Aqua, baik yang berbahan polycarbonate (PC) maupun polyethylene terephthalate (PET).
Aqua telah mendistribusikan Galon Guna Ulang PET di Bali dan Sulawesi Utara sejak 2019, sebagai varian pendamping dari Galon Guna Ulang PC.
Baca Juga: Tingkat Autisme Semakin Meningkat Seiring Penggunaan Gadget pada Bayi
Kedua produk ini memiliki kualitas tinggi, standar keamanan pangan yang ketat, dan menjaga kemurnian air Aqua.
Pada 2024, Aqua Galon Guna Ulang PET mulai didistribusikan secara bertahap ke wilayah Jakarta dan Jawa Barat, mendukung agenda Pemerintah Indonesia dalam mengurangi sampah dan penanganan sampah sesuai dengan komitmen #BijakBerplastik Aqua.
Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar dari Kementerian Perindustrian, Merrijantij Punguan Pintaria, menyatakan apresiasi atas kunjungan ke pabrik Aqua di Mambal, Bali, yang menunjukkan bahwa industri AMDK di Indonesia telah memenuhi standar nasional dan internasional.
“Aqua telah menunjukkan inovasi dengan menghadirkan Galon Guna Ulang PET yang ramah lingkungan dan tetap mematuhi pedoman Standar Nasional Indonesia,” ujar Merrijantij.
Baca Juga: Apa Peran Hewan dalam Perkembangbiakan Tumbuhan Kelas 4?
Syuhada, Dipl. Chem., Periset Ahli Madya bidang Polimer dari Pusat Riset Teknologi Polimer (PRTP) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), juga menyambut baik inisiatif Aqua.
“Penggunaan material PET untuk Galon Guna Ulang adalah pilihan bijak. PET, seperti halnya PC, aman digunakan secara berulang selama memenuhi standar yang berlaku, dengan proses pencucian dan sterilisasi yang tepat,” ungkapnya.
Government and External Scientific Affairs Director Danone Indonesia, Rachmat Hidayat, menyatakan, pihaknya merasa terhormat menerima kunjungan ini.
“Sebagai pionir di industri AMDK Indonesia, kami berkomitmen menghadirkan produk berkualitas dengan standar keamanan pangan yang tinggi. Kedua varian Galon Guna Ulang, PET dan PC, adalah bukti nyata komitmen kami terhadap kualitas dan keamanan produk,” ujar Rachmat.
Sejak peluncuran di Bali dan Manado pada 2019, Galon Guna Ulang PET telah diterima baik oleh masyarakat.
Di Bali, produk ini digunakan bersamaan dengan Galon Guna Ulang PC. Aqua menegaskan komitmennya terhadap pengurangan sampah plastik melalui gerakan #BijakBerplastik, yang mencakup pilar Pengumpulan, Edukasi, dan Inovasi.
Sebagai bagian dari komitmen ini, Aqua mengajak para undangan mengunjungi Recycle Business Unit (RBU) Bali PET di Denpasar, yang merupakan bagian dari ekosistem daur ulang dan pengelolaan sampah Aqua di Bali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026





