Akurat
Pemprov Sumsel

Kemenpar Sebut IIE 2025 Perkuat Posisi Indonesia di Peta Wisata Halal Global

Ahada Ramadhana | 21 Juli 2025, 23:11 WIB
Kemenpar Sebut IIE 2025 Perkuat Posisi Indonesia di Peta Wisata Halal Global

AKURAT.CO Data global tahun 2030 menunjukkan populasi muslim di dunia diproyeksikan mencapai 2 miliar orang. Hal ini menjadi peluang besar untuk digarap, karena ada potensi pergerakan wisatawan dari satu negara ke negara lain, termasuk wisatawan dari luar negeri ke Indonesia. 

"Dan kita lihat Indonesia adalah negara dengan populasi Muslim terbesar. Tentu saja, ini punya arti besar untuk mengembangkan potensi yang bisa kita manfaatkan sebaik mungkin demi kesejahteraan rakyat," kata Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata, Vinsensius Jemadu, Senin (21/7/2025).

Vinsensius mengatakan, wisata halal dalam perspektif bisnis merupakan layanan bagi wisatawan Muslim dunia yang mengedepankan pengalaman pariwisata yang nyaman dan aman. Segmen ini dinilai banyak pihak, bisa dimaksimalkan sebagai salah satu keunggulan Indonesia sebagai destinasi wisata.

Baca Juga: Revo Mall Resmikan Mushola Mahabbah, Dukung Wisata Halal di Bekasi

Untuk meningkatkan peluang tersebut, penyelenggaraan International Islamic Expo (IIE) 2025 bukan sekadar ajang promosi industri halal, namun juga menegaskan dan memperkuat posisi Indonesia dalam peta wisata halal global.

"Penyelenggaraan IIE 2025 memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata Muslim dunia," ujarnya.

International Islamic Expo 2025 diselenggarakan di Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan pada 11-13 Juli 2025, atas inisiatif Kemenpar dengan berkolaborasi bersama Kamar Dagang (Kadin) Indonesia dan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta.

Mengusung tema 'The 15th Islamic Tourism Exchange', penyelenggaraan ini menghadirkan lebih dari 1.000 peserta pameran terdiri dari para pelaku industri pariwisata Muslim mencakup layanan haji dan umroh, maskapai syariah, operator tur, hotel halal, biro visa baik dari dalam maupun luar negeri yang meliputi kawasan Asia Tenggara, Asia Timur, Asia Tengah, Timur Tengah, hingga Afrika. 

Baca Juga: Ketua TP PKK Provinsi Riau Yakin Wisata Halal Meningkat Melalui Cheria Holiday Pekanbaru

Dia mengatakan, penyelenggaraan IIE 2025 juga menjadi salah satu upaya untuk mendongkrak indeks daya saing Indonesia dalam peringkat global Muslim indeks yang saat ini cenderung stagnan. 

Sebagai forum utama dalam ekosistem wisata dan layanan halal, penyelenggaraan IIE 2025 menjadi penegasan komitmen nasional dalam mendukung regenerasi industri halal global, bukan hanya memfasilitasi pertukaran ide dan peluang bisnis, tetapi juga memperkuat jaringan strategis antarnegara. 

"Dengan suksesnya International Islamic Expo 2025, dapat disimpulkan bahwa penyelenggaraan ini telah berhasil menyediakan platform komprehensif yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi syariah, membuka akses investasi lintas benua, serta mempertegas posisi Indonesia sebagai pusat halal tourism global," tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.