MPR Terapkan WFH dan WFA Mulai 1 April, Fokus Efisiensi dan Penghematan Energi

AKURAT.CO Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) mulai menerapkan kebijakan kerja fleksibel berupa work from home (WFH) dan work from anywhere (WFA) mulai 1 April 2026.
Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari langkah efisiensi, termasuk penghematan listrik dan pengaturan jam kerja di lingkungan MPR RI.
Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, mengatakan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari imbauan penghematan yang tengah diberlakukan.
“Iya, dengan adanya imbauan penghematan ini, MPR melaksanakan WFH dan WFA mulai 1 April,” ujarnya di Kompleks DPR/MPR RI, Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Selain pengaturan pola kerja, MPR juga membatasi penggunaan listrik di lingkungan kantor. Pemadaman listrik dijadwalkan mulai pukul 18.00 WIB.
“Penghematan listrik dilakukan dengan membatasi jam kerja. Listrik akan dipadamkan pukul 18.00, sehingga diharapkan seluruh kegiatan selesai pukul 17.00,” jelasnya.
Baca Juga: Zulhas: Kebijakan Energi Presiden Prabowo Mulai Terlihat, Indonesia Tak Lagi Impor Solar
Skema Kerja Fleksibel
Siti menjelaskan, sistem kerja akan menggunakan kombinasi WFH, WFA, dan work from office (WFO) dengan skema empat hari kerja efektif.
Sementara itu, hari Jumat akan diberlakukan sistem piket terbatas.
Pengaturan teknis pembagian kerja diserahkan kepada pejabat eselon II di masing-masing unit, dengan memastikan tidak mengganggu aktivitas pimpinan dan anggota MPR.
“Semua pembagian diatur agar tidak mengganggu kegiatan pimpinan maupun anggota MPR,” katanya.
Meski menerapkan sistem kerja fleksibel, Siti menegaskan seluruh pegawai tetap harus siap dipanggil sewaktu-waktu jika dibutuhkan.
“Kami sampaikan bahwa pegawai harus siap dipanggil. Tidak bisa beralasan sedang WFH atau WFA sehingga tidak bisa ke kantor,” tegasnya.
Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus tetap menjaga produktivitas kerja di lingkungan MPR RI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









