Wakil Ketua DPR: Hutan Bukan Cuma Paru-paru Dunia Tapi Juga Aset Investasi Hijau

AKURAT.CO Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menegaskan komitmen Indonesia untuk mengembangkan pasar karbon berintegritas tinggi.
Lewat forum diskusi di Washington DC, ia menyebut hutan tropis Indonesia bukan hanya milik lokal tapi aset strategis investasi hijau global.
"Saya tegaskan, hutan kita bukan hanya untuk Indonesia, tetapi juga berkontribusi bagi dunia. Ini adalah aset strategis yang harus dikelola secara berkelanjutan," ujar Sari, melalui keterangan tertulis, Sabtu (18/4/2026).
Pernyataan itu disampaikan Sari dalam forum bertajuk "Towards High-Integrity Carbon Markets in Indonesia: Progress and Prospects" yang digelar di Washington DC, pada Selasa (14/4/2026).
Acara tersebut dihadiri perwakilan pemerintah, akademisi, organisasi internasional hingga lembaga sertifikasi karbon.
Menurut Sari, Indonesia punya posisi strategis sebagai salah satu negara dengan kawasan hutan tropis terbesar di dunia. Tak hanya hutan, lahan gambut dan ekosistem mangrove juga menjadikan Indonesia sebagai pusat penyimpanan karbon global.
"Potensi ini bisa dioptimalkan lewat pasar karbon yang kredibel dan transparan," katanya.
Pengelolaan penyerapan karbon yang terukur akan membuka peluang investasi hijau bernilai besar, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Sari mengingatkan bahwa krisis iklim saat ini sudah menjadi realita yang dirasakan langsung masyarakat di berbagai daerah. Karena itu, diperlukan langkah konkret dan kolaboratif.
Ia pun mendorong penguatan pendekatan berbasis alam atau nature-based solutions sebagai bagian dari strategi nasional. Tujuannya menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus mendukung pembangunan ekonomi.
Baca Juga: Baleg DPR Setujui 5 RUU Baru Masuk Prolegnas Prioritas 2026, Termasuk RUU Penyiaran dan Perumahan
"Pengembangan pasar karbon harus memastikan transparansi, kredibilitas, dan manfaat nyata, baik bagi masyarakat maupun bagi keberlanjutan lingkungan global," jelas legislator Fraksi Partai Golkar itu.
Sari mengajak seluruh pemangku kepentingan, di tingkat nasional maupun internasional, untuk memperkuat kolaborasi membangun ekosistem pasar karbon yang berintegritas tinggi.
DPR RI, lanjutnya, akan terus mendukung kebijakan yang mendorong pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam agenda global penanganan perubahan iklim.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







