KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur, Pengamat Soroti Dugaan Pelanggaran Sinyal

AKURAT.CO Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi menabrak bagian belakang KRL Commuter Line TM 5568A di Stasiun Bekasi Timur harus menjadi perhatian serius, khususnya terkait sistem persinyalan.
Pengamat transportasi publik bidang perkeretaapian, Joni Martinus, mengatakan prinsip sistem blok absolut persinyalan pada perkeretaapian Indonesia mewajibkan sinyal masuk berwarna merah selama ada kereta di petak blok depan.
"Fakta bahwa KA Argo Bromo Anggrek dapat masuk hingga menabrak KRL di depannya, ini menjadi hal yang harus didalami dan menjadi perhatian KNKT," ujar Joni dalam keterangannya, Selasa (28/4/2026).
Baca Juga: Prabowo Jenguk Korban Tabrakan Kereta di RSUD Bekasi, Pastikan Beri Penanganan Terbaik
Dia menjelaskan, terdapat sejumlah kemungkinan penyebab tabrakan dari belakang, mulai dari pelanggaran sinyal merah (signal passed at danger), kegagalan sistem sinyal (wrong side failure), miskomunikasi pembatasan kecepatan, hingga penyimpangan prosedur operasional.
Selain itu, faktor teknis seperti gangguan sistem pengereman serta faktor manusia, termasuk hilangnya konsentrasi masinis, juga dinilai berkontribusi terhadap risiko kecelakaan.
Joni pun menyampaikan duka mendalam atas insiden tersebut, dan mendorong Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) segera melakukan investigasi menyeluruh.
Evaluasi dan perbaikan harus dilakukan secara menyeluruh. Seperti pembenahan dan peningkatan pembinaan SDM, penerapan prosedur operasional yang ketat, serta memastikan keandalan sarana dan prasarana.
Baca Juga: Santunan Kecelakaan Kereta Api: Apakah Korban Berhak Mendapat Kompensasi dan Bagaimana Mekanismenya?
Selain itu, keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam operasional transportasi.
"Pada dasarnya bisnis transportasi adalah bisnis keselamatan dan pelayanan, maka tidak boleh ada korban jiwa. Semua pihak harus berkomitmen agar kejadian serupa tidak terulang lagi," tegas Joni.
Di sisi lain, dia mengapresiasi respons cepat PT KAI bersama KCI dalam proses evakuasi korban dan penanganan rangkaian kereta terdampak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







