Pilpres Satu Putaran Lebih Hemat, Pradana Yakin Prabowo-Gibran Jadi Pemenangnya

AKURAT.CO Ketua Koordinator Nasional Relawan Penerus Negeri, M. Pradana Indraputra menilai pilpres satu putaran memiliki keuntungan yang lebih besar.
Dilihat dari segi perekonomian, pemerintah dapat menghemat anggaran negara sebesar Rp 17 triliun untuk KPU, serta 10 Triliun untuk keamanan dan biaya-biaya lainnya.
Selain keuntungan dari sisi perekonomian, pilpres satu putaran juga dapat menjaga stabilitas politik dan menghindari ketegangan ideologis yang dapat berdampak pada politisasi agama.
"Banyak keuntungan yang didapatkan apabila pilpres pelaksanaan nya hanya dalam satu putaran dilihat dari sisi ekonomi yang dapat menghemat serta keuntungan lain nya menghindari ketegangan ideologis yang dapat mempolitisasi agama," kata Dana kepada wartawan di Jakarta, Kamis (4/1/2024).
Baca Juga: Prabowo Subianto Puji Amerika Serikat dalam Menjaga Perdamaian di Kawasan Indo-Pasifik
Terkait hal itu, Dana meyakini bahwa paslon nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menjadi paslon yang akan memenangkan pilpres satu putaran.
"Saya yakin Prabowo- Gibran akan menang satu putaran dalam pilpres kali ini, sudah banyak lembaga survei yang mengatakan bahwa pasangan Prabowo-Gibran unggul dibandingkan paslon yang lain," ujarnya.
Jika merujuk pada sejumlah hasil survei, Dana menyebut Prabowo-Gibran adalah paslon yang paling realistis untuk menang pilpres satu putaran. Sebab, angkanya sudah hampir menguasai 50 persen suara.
"Hasil survei nasional saat ini angka elektabilitas Prabowo-Gibran sudah mendekati 50 persen, masih ada 40 hari lagi menuju pemilu serentak. Kami relawan Penerus Negeri akan terus mengoptimalkan kampanye kreatif untuk menyasar Milenial dan Gen Z, karena Milenial dan Gen Z memiliki presentase suara terbanyak sebesar 56 persen," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









