Bawaslu Soroti Pendukung Paslon di Debat Capres-Cawapres, Minta KPU Evaluasi karena Mengganggu
Citra Puspitaningrum | 24 Januari 2024, 06:35 WIB

AKURAT.CO Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menyoroti keberadaan pendukung masing-masing pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) dalam debat di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, pada Minggu (21/1/2024) lalu.
Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja mengatakan, dari penilaian pihaknya mencatat saat debat berlangsung kondisi di venue tidak kondusif. Hal itu harus menjadi perhatian khusus KPU RI sebagai penyelenggara debat.
"Catatanya noise aja, supporternya yang terlalu noise bahkan terlalu mengganggu. Kalau namanya mengganggu kan sudah di liput TV, kehadiran supporter apakah perlu?," kata Bagja saat ditemui di kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Selasa (23/1/2024) malam.
Ketua Bawaslu dua periode itu meminta dengan tegas kepada KPU RI untuk mengevaluasi catatan tersebut. Apabila catatan itu tidak digubris, lanjut dia, pelaksanaan debat capres-cawapres tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Buat evaluasi ke depan apalagi ini sudah debat keempat, nanti debat kelima debat terkahir tentu akan jadi catatan bagi kami," ujarnya.
Lebih lanjut, Bagja menyampaikan adanya debat Capres-Cawapres sebagai ajang untuk mengkampanyekan visi-misi masing-masing kandidat. Namun, yang terjadi pelaksanaan debat keluar dari khitahnya.
Sudah berapa kali kita melihat supporter berkomentar pada saat capres dan cawapres berdebat. Oleh sebab itu kan mengganggu, yang kita inginkan kan perdebatannya bukan sahur menyahut supporter. Itu di rapat umum saja kalau begitu bukan di debat," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










