Hak Angket Bukan Jawaban Dugaan Kecurangan Pemilu, TKN Prabowo-Gibran: Harusnya Lapor ke Bawaslu!
Dwana Muhfaqdilla | 23 Februari 2024, 13:10 WIB

AKURAT.CO Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Cheryl Tanzil, meminta, pihak yang keberatan ihwal hasil Pemilu 2024 dapat melaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawasku), bukan malah melakukan hak angket di DPR.
Menurutnya, jika memang dirasakan ada pelanggaran yang terstruktur, sistematis dan masif (TSM) dalam penyelenggaraan Pemilu 2024, harusnya dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
“Kemarin dalam jumpa pers, para ahli-ahli hukum tata negara pun mengatakan bukan hak angket jawabannya kalau merasa ada TSM. Tetapi harusnya dilaporkan ke Bawaslu,” kata Cheryl kepada Akurat.co, Jumat (23/2/2024).
Baca Juga: Buka Kantor di Medan, Hive Five Dukung Pengembangan UMKM dan Peningkatan Penerimaan Pajak
Hal ini disarankan, karena mekanisme pelaporan ke Bawaslu sesuai dengan aturan yang tercantum pada UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.
“Karena memang itu mekanisme yang benar, sesuai aturan UU Pemilu,” tegasnya.
Namun, jika memang langkah hak angket ingin diambil, kata Cheryl, hal itu merupakan bagian dari hak demokrasi.
“Itu hak demokrasi. Kita serahkan pada para wakil rakyat di DPR,” ungkapnya.
Di sisi lain, ia mengajak semua pihak menghargai proses Pemilu 2024 yang saat ini sedang berjalan.
“Penghitungan suara real count masih berjalan. Harusnya semua pihak menghargai proses,” kata dia.
Sebelumnya, Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo mendorong DPR untuk gunakan hak angket, terkait dugaan kecurangan pada Pilpres 2024.
Ganjar mengatakan, hak angket menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meminta pertanggungjawaban KPU dan Bawaslu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









