Berbeda dengan Ganjar, Mahfud Sebut Hak Angket Tak Akan Ubah Keputusan KPU
Bayu Primanda | 25 Februari 2024, 17:08 WIB

AKURAT.CO Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD, menilai, wacana hak angket untuk membuktikan kecutangan Pemilu serentak 2024 tidak akan mengubah hasil.
Menurutnya, Komisi Pemilihan Umum tidak akan mengubah keputusan hasil Pemilu serentak 2024, begitu juga dengan Mahkamah Konstitusi. Apabila hasil pemilu dipandang curang maka jalur untuk membuktikan itu bukan berada di tangan DPR sebagaimana yang digulirkan lewat hak angket.
"Hak angket itu tidak akan mengubah keputusan KPU, tidak akan mengubah keputusan MK nantinya. Itu ada jalur tersendiri, angket itu menurut konstitusi itu DPR punya hak untuk melakukan angket atau pemeriksaan, penyeleidikan dalam cara tertentu di dalam kebijakan pemerintah," kata Mahfud, Minggu (25/2/2024).
Mahfud menjelaskan, hak angket sejatinya berlaku hanya untuk pemerintah dalam hal ini mengawasi kebijakan. Terkait hal angket itu dilakukan semua tergantung dengan DPR dan partai politik penghuni parlemen Senayan.
"Hak angket itu urusan DPR dan parpol mau apa tidak, soal apakah siapa yang boleh diangket itu ya pemerintah dalam hal ini terkait kebijakan-kebijakan bukan hasil pemilunya," ujarnya.
Lebih lanjut, Mahfud menegaskan, selain kebijakan pemerintah hak angket juga digunakan untuk menyelidiki mengenai anggaran dan wewenang dalam pelaksanaan kebijakan. Terutama, berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan yang disusun pemerintah.
"Jadi kalau ketua KPU dan Bawaslu itu tidak bisa diangket, yang bisa diangket itu pemerintah. Kalau ada kaitan dengan pemilu boleh kebijakan yang dikaitkan dengan pemilu, tapi yang tetap diperiksa itu pemerintah," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








