Mantan Ketua MK: Pelantikan Presiden dan Wapres Mutlak, Tidak Bisa Diubah

AKURAT.CO Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie, menegaskan bahwa jadwal pelantikan presiden dan wakil presiden tidak akan bisa diubah, meski banyak pihak yang meminta adanya pemungutan suara ulang (PSU) Pilpres 2014.
"Jadwal sudah pasti, mutlak, tidak dapat diubah. Tanggal 1 Oktober pelantikan DPR dan DPD, tanggal 20 Oktober pelantikan Presiden/Wakil Presiden di MPR," kata Jimly kepada Akurat.co, Selasa (26/3/2024).
Baca Juga: Jaga Netralitas, MK Tidak Tunjuk Arsul Sani Tangani Sengketa Pileg PPP
Dia menjelaskan, mengenai siapa saja yang akan dilantik dan tidak jadi dilantik, akan menjadi keputusan Mahkamah Konstitusi (MK). Sedangkan untuk urusan proses kepemiluan, juga mutlak kewenangan peradilan.
Teruntuk pemungutan suara ulang, lanjutan atau susulan, Jimly menjelaskan biasanya telah selesai di tingkat Bawaslu. Hanya saja, dia meminta semua pihak untuk tetap menunggu putusan MK.
Pria yang juga pernah menjabat sebagai Ketua DKPP ini, meminta berbagai pihak untuk tidak mendikte dan mempengaruhi independensi hakim. Demi membangun tradisi taat pada hukum dan hormat pada pengadilan.
"Untuk apa mendahului pemeriksaan yang nanti akan terbuka. Jangan hakimi dulu sebelum ada putusan hakim yang resmi. Kalau kita melemahkan tuntutan pemohon, ya kasihan," tuturnya.
Baca Juga: Enggan Dikatakan Miskin Bukti, Timnas AMIN: Kita Adu di Sidang MK
Sebelumnya, Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, resmi menggugat hasil Pilpres 2024 ke MK pada Sabtu (23/3/2024). Pihaknya meminta MK untuk mendiskualifikasi pasangan 02, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, yang menurutnya didaftarkan dengan melanggar hukum dan etika.
Kemudian, Tim Hukum Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (THN AMIN) juga secara resmi telah melayangkan gugatan sengketa pemilu ke MK pada Kamis (21/3/2024). Jika menang, mereka mengharapkan Pemilu 2024 diadakan ulang tanpa diikuti wapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






