Hadirkan Saksi dan Ahli, Tim Prabowo-Gibran Yakin MK Bakal Tolak Permohonan Kubu Anies dan Ganjar

AKURAT.CO Ketua Tim Pembela Prabowo-Gibran, Yusril Ihza Mahendra meyakini, Mahkamah Konstitusi (MK) tidak akan mengabulkan permohonan dari pemohon satu dan dua, yakni kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud.
Yusril mengatakan, hari ini pihaknya sudah menghadirkan sejumlah tokoh yang menjadi saksi maupun ahli dan menyiapkan sejumlah barang bukti guna memperkuat argumentasi terkait dengan kemenangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
Baca Juga: Tim Hukum Ganjar-Mahfud Usulkan MK Gelar Sesi Konfrontasi Antara Saksi dan Ahli
"Kami hari ini akan melakukan sanggahan, tidak saja argumentasi hukum tapi juga dengan alat-alat bukti, keterangan saksi, ahli dan alat bukti yang lain," kata Yusril dikutip dari instagram pribadinya @yusrilihzamhd, Kamis (4/4/2024).
Dengan segala persiapan yang ada, Yusril meyakini pada akhirnya MK tidak akan mengabulkan isi permohonan pemohon satu dan dua yang meminta Prabowo-Gibran didiskualifikasi dan membatalkan keputusan KPU mengenai penetapan hasil pilpres.
"Kami berkeyakinan bahwa apa yang kami lakukan dan apa yang kami ajukan pada hari ini akan sangat memperkuat pendirian kami, dan satu keyakinan kami juga bahwa MK akan menolak permohonan dari kedua pemohon," ujarnya.
Baca Juga: Dapat Undangan dari MK, Menko PMK Muhadjir Siap Hadiri Sidang Sengketa Pilpres 2024
Dengan adanya bukti-bukti yang dihadirkan dalam persidangan, Yusril menilai keputusan KPU mengenai hasil pilpres tidak perlu diragukan lagi. Sehingga, MK perlu untuk mempertahankan keputusan tersebut.
"Keputusan KPU Nomor 360 yang menetapkan bahwa Pak Prabowo Subianto dan Pak Gibran adalah pemenang dengan suara terbanyak itu tidak diragukan lagi dan perlu tetap dipertahankan oleh Mahkamah Konstitusi," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








