Puan Berharap PHPU MK Bisa Jadi Jalan Penyempurnaan Demokrasi

AKURAT.CO Ketua DPR RI, Puan Maharani, berharap tahapan Perselisihan Hasil Pemilu (PHPU), di Mahkamah Konstitusi (MK), bisa menjadi jalan dalam penyempurnaan demokrasi.
Hal itu ia sampaikan dalam pidatonya menutup masa sidang dalam rapat paripurna DPR, Kamis (4/4/2024).
Ia mengatakan, komitmen dimana Indonesia negara hukum harus ditegakan melalui berjalan dengan lancar PHPU di MK.
“Saat ini tahapan pemilu memasuki tahapan penanganan permohonan perselisihan hasil pemilu sebagaimana telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Indonesia adalah negara hukum, komitmen ini dibangun atas dasar kesadaran akan pentingnya nilai-nilai dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (4/4/2024).
Baca Juga: Jelang Puncak Arus Mudik 2024, Volume Kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek Naik 7 Persen
Selain itu, Ketua DPP PDIP ini juga berharap proses PHPU bisa menjadi jalan untuk penyempurnaan demokrasi di tanah air, untuk keteguhan seluruh aparat dan juga partai politik peserta pemilu.
“Penanganan PHPU yang sedang berlangsung saat ini di MK hendaknya menjadi jalan dalam menyempurnakan demokrasi di Indonesia dalam memperteguh komitmen aparatur negara, parpol, dan penyelenggara pemilu untuk menjadikan pemilu yang bermartabat sesuai amanat konstitusi,” demikian Puan.
Seperti diketahui, Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi, saat ini tengah melangsungkan proses PHPU sejak tanggal 27 Maret 2024 lalu.
Baca Juga: Sandra Dewi Diperiksa Terkait Pemblokiran Rekening dan Aliran Uang Harvey Moeis
Adapun tim hukum paslon nomor urut 1 dan 3, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD, menjadi pihak pemohon, dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, sebagai pihak terkait.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







