JK Enggan Komentar Banyak Soal Persidangan MK: Tunggu Saja

AKURAT.CO Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI, Jusuf Kalla (JK), enggan komentar banyak terkait proses persidangan sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK).
Saat ditanyai awak media tentang pesan dan kesan terkait persidangan yang sudah rampung beberapa waktu lalu, JK meminta untuk menunggu saja putusan MK tersebut.
"Ya tunggu saja," jawab JK singkat, saat ditemui di kediaman pribadinya, di Jakarta, Senin (15/4/2024).
Baca Juga: Menanti Amar Putusan Sengketa Pilpres, NasDem Harap MK Tunjukkan Komitmen Jaga Konstitusi
Seperti diketahui, sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) telah usai, kini publik menanti amar putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Adapun Mahkamah Konstitusibakal menggelar pembacaan putusan perkara perselisihan hasil pemilihan umum atau sengketa hasil Pilpres 2024, pada Senin (22/4/2024) mendatang. Pembacaan putusan itu akan digelar dalam sidang pleno yang bersifat terbuka untuk umum.
"22 April 2024 sidang untuk pengucapan putusan," kata juru bicara MK Fajar Laksono kepada wartawan, Senin (15/4).
Fajar menjelaskan, MK tidak bersidang secara terbuka lagi karena mulai besok, Selasa (16/4), delapan hakim konstitusi akan melakukan rapat permusyawaratan hakim (RPH).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








