Survei PSG: 58 Persen Pemilih Ahok Bersedia Pilih Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta

AKURAT.CO Lebih dari 50 persen pemilih Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bersedia untuk memilih Ridwan Kamil dalam kontestasi Pilkada Jakarta 2024. Hal itu menjadi temuan dalam hasil survei Political Strategy Group (PSG) pada periode 6-15 Agustus 2024.
Temuan tersebut muncul pada saat Lembaga Survei PSG melakukan simulasi dua nama, dimana Ridwan Kamil akan berhadapan dengan Anies Baswedan di Pilkada Jakarta.
Adapun hasilnya, ada 58 persen pemilih Ahok yang bersedia untuk mendukung Ridwan Kamil. Kemudian ada 24 persen pemilih Ahok yang bersedia memilih Anies. Sementara yang tidak menjawab dan tidak tahu 18 persen.
Baca Juga: Ridwan Kamil Janji Pertahankan Identitas Jakarta Sebagai Wilayah Betawi
"Ketika Anies melawan Ridwan Kamil, ternyata pemilih Ahok ada 58 persen atau mayoritas itu akan memilih Ridwan Kamil. Mereka ini pemilih Ahok, ternytata punya kecenderungan lebih baik memilih RK ketimbang memilih Anies," kata Kepala Peneliti PSG, Ahsan Ridhoi saat memaparkan hasil surveinya di Jakarta, Sabtu (7/9/2024).
Sementara, dalam simulasi Ahok melawan Ridwan Kamil, ada 47 persen suara pemilih Anies yang akan pindah ke Ridwan Kamil. Kemudian 31 persen pemilih Anies pindah ke Ahok, dan ada 22 persen pemilih Anies yang tidak menjawab atau tidak tahu.
"Sebaliknya, ketika ada pertarungan Ahok melawan Ridwan Kamil, ternyata hanya 47 persen pemilih Anies yang akan memilih Ridwan Kamil," ujarnya.
Sebagai informasi, survei ini dilakukan kepada 1.540 responden yang dipilih menggunakan metode multistage random sampling. Survei ini memiliki margin of errorvsekitar ±2,7 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Sampel berasal dari seluruh Kota di Daerah Khusus Jakarta yang terdistribusi secara proporsional. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.
Untuk diketahui, survei ini dilakukan sebelum ada keputusan PDIP mengusung Pramono Anung-Rano Karno dan batalnya Anies Baswedan maju di Pilkada Jakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









