Jumlah Gaji DPR 33 Kali UMR Indonesia, Negara-negara Eropa Kalah Jauh

AKURAT.CO Berapa sebenarnya gaji anggota DPR Indonesia jika dibandingkan dengan pekerja biasa? Pertanyaan ini kembali jadi perbincangan publik setelah rincian pendapatan anggota DPR beredar. Dengan total penghasilan lebih dari Rp104 juta per bulan, angka tersebut jauh melampaui rata-rata upah minimum (UMR) pekerja di Indonesia.
Namun, yang membuat menarik bukan hanya nominalnya, melainkan rasio gaji DPR terhadap UMR. Jika dibandingkan dengan negara-negara Eropa, rasio Indonesia ternyata jauh lebih tinggi.
Gaji DPR RI: Lebih dari Rp100 Juta Per Bulan
Rincian gaji anggota DPR RI bukan hanya soal gaji pokok Rp4,2 juta. Tambahan berbagai tunjangan membuat angka yang diterima jauh melambung. Mulai dari tunjangan jabatan, tunjangan kehormatan, tunjangan komunikasi, hingga bantuan rumah dan asisten anggota. Jika dihitung, totalnya mencapai sekitar Rp104 juta per bulan per anggota DPR.
Dengan jumlah anggota sebanyak 580 orang, biaya yang harus dikeluarkan negara setiap bulan mencapai lebih dari Rp60 miliar hanya untuk menggaji DPR.
Rasio Gaji DPR terhadap UMR Indonesia
Untuk memahami apakah angka ini masuk akal, mari kita bandingkan dengan UMR.
-
UMR Jakarta 2025: Rp5,39 juta/bulan
-
UMR Nasional (rata-rata): Rp3,1 juta/bulan
Artinya, pendapatan anggota DPR setara dengan:
-
~19 kali UMR Jakarta
-
~33 kali UMR nasional
Rasio ini sangat tinggi jika dibandingkan dengan negara-negara Eropa.
Baca Juga: Wakil Ketua DPR Klarifikasi Isu Kenaikan Gaji dan Tunjangan Anggota Dewan
Perbandingan dengan Negara Eropa
Di banyak negara Eropa, gaji anggota parlemen juga jauh di atas rata-rata pekerja. Namun, rasio perbandingan terhadap UMR atau gaji minimum umumnya lebih rendah dibandingkan Indonesia.
-
Jerman: sekitar 6x UMR
-
Belanda: sekitar 10x UMR
-
Polandia: sekitar 6x UMR
-
Swedia & Prancis: berkisar 8–12x UMR
-
Swiss: rasio relatif lebih rendah karena gaji rata-rata masyarakat sudah tinggi
Jika melihat angka-angka tersebut, Indonesia justru menempati posisi ekstrem dengan rasio hingga 19–33 kali UMR.
Kalau kita mengacu pada standar “tertinggi” di Eropa, rasio gaji parlemen biasanya berkisar 10 kali upah minimum. Jika diterapkan di Indonesia, maka gaji DPR sekitar:
-
10 x UMR Jakarta (Rp5,39 juta) = Rp53,9 juta per bulan
Rincian Gaji Anggota DPR RI
Pendapatan anggota DPR RI terdiri dari gaji pokok dan berbagai tunjangan.
Gaji pokok diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2000 tentang Gaji Pokok Pimpinan Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara dan Anggota Lembaga Tinggi Negara serta Uang Kehormatan Anggota Lembaga Tertinggi Negara.
Berdasarkan aturan tersebut, berikut adalah rincian gaji pokok anggota DPR.
Ketua DPR: Rp 5.040.000
Wakil Ketua DPR: Rp 4.620.000
Anggota DPR: Rp 4.200.000
Berapa Sih Total Pendapatan Bulanan Anggota DPR?
Mengacu pada dokumen internal (Surat Edaran Setjen DPR RI No. KU.00/9414/DPR RI/XII/2010 dan Surat Menkeu No. S-520/MK.02/2015), berikut komponen pendapatan seorang anggota DPR (bukan pimpinan):
-
Gaji pokok: Rp4.200.000
-
Tunjangan melekat (istri/suami, anak, sidang/paket): Rp420.000 + Rp168.000 + Rp2.000.000
-
Tunjangan jabatan: Rp9.700.000
-
Tunjangan beras/jiwa: Rp30.090
-
Tunjangan PPh Pasal 21: Rp2.699.813
-
Tunjangan lain (kehormatan, komunikasi, peningkatan fungsi): Rp5.580.000 + Rp15.554.000 + Rp3.750.000
-
Bantuan listrik & telepon: Rp7.700.000
-
Asisten anggota: Rp2.250.000
-
Tunjangan rumah: Rp50.000.000
Total per anggota per bulan: Rp104.051.903 (≈ Rp104,05 juta).
Baca Juga: Terbaru! Rincian Gaji PNS Berdasarkan Golongan, Diisukan Naik pada Tahun 2026
Baca Juga: Adies Kadir Pastikan Gaji Anggota DPR Tidak Naik
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








