Cak Imin Soal Pidato Saiful Mujani: Itu Biasa..

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, ikut menanggapi pernyataan keras konsultan politik Saiful Mujani terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Muhaimin alias Cak Imin menilai kritik yang disampaikan Saiful Mujani akan menjadi masukan bagi pemerintah agar bisa bekerja lebih baik dalam melayani masyarakat.
Cak Imin juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo selalu menginstruksikan jajaran Kabinet Merah Putih untuk bekerja lebih keras dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera.
“Jadi, semua kritik itu biasa, akan menjadi masukan penting, tapi Presiden menegaskan kepada kita semua yang penting kerja keras,” kata Cak Imin kepada awak media di Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/4/2026).
Dia mengatakan, masalah-masalah besar yang dihadapi Indonesia hari ini bukanlah masalah baru melainkan masalah yang sudah terakumulasi dalam 10-15 tahun terakhir.
“Sehingga pemerintahan Pak Prabowo yang sudah 1,5 tahun ini tentu menjadi kewajiban untuk lebih produktif dibanding periode-periode sebelumnya, sehingga tidak ada satu pun yang perlu dikhawatirkan,” tuturnya.
Sebelumnya, penggalan pidato Saiful Mujani dalam acara halal-bihalal tersebar luas di berbagai platform media sosial dan memancing reaksi pro-kontra publik.
Pendiri lembaga survei SMRC itu mengatakan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo sudah tidak lagi menganut sistem presidensial. Saiful mengkritik gaya kepemimpinan Presiden Prabowo yang menurutnya susah untuk diberi masukan atau dinasihati.
Menurutnya, prosedur pemakzulan yang formal atau impeachment sudah tidak akan efektif pada era pemerintahan Prabowo. Ia pun menawarkan alternatif lain untuk menjatuhkan Prabowo yaitu dengan mengonsolidasikan gerakan sipil.
"Menurut saya alternatifnya bukan pada prosedur yang formal impeachment seperti itu, itu tidak akan jalan. Yang jalan hanya ini, bisa nggak kita mengonsolidasikan diri untuk menjatuhkan Prabowo, hanya itu," ucap Saiful.
Ia juga mengatakan bahwa Prabowo sudah tidak mungkin lagi untuk dinasihati. Maka satu-satunya cara untuk menyelamatkan negara ini adalah dengan dijatuhkan.
"Kalau nasihati Prabowo enggak bisa juga, bisanya hanya dijatuhkan, itulah menyelamatkan. Tapi bukan menyelamatkan Prabowo, menyelamatkan diri kita dan bangsa ini," ungkap Saiful.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










