Marak OTT Kepala Daerah, Mendagri Dorong Evaluasi Sistem Pilkada Langsung

AKURAT.CO Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menyoroti maraknya operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat kepala daerah, terutama terkait kasus pemerasan.
Dia bahkan menyinggung perlunya evaluasi terhadap mekanisme rekrutmen politik melalui pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung.
"Ya jawaban saya cuma satu aja, yang milih siapa? Udah gitu aja. Yang milih siapa? Rakyat," kata Tito usai rapat bersama Komisi II DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026).
Baca Juga: NasDem Soroti Maraknya OTT KPK: Kepala Daerah Harus Tahan Godaan Kekuasaan
Menurutnya, fenomena ini menimbulkan pertanyaan apakah sistem Pilkada langsung benar-benar mampu menghasilkan pemimpin yang berkualitas. Persoalan integritas dan moral hazard juga menjadi faktor penting di balik kasus-kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah.
"Nah kemudian yang kedua ya masalah kesejahteraannya, moral hazard ya, integritas dan lain-lain," ucapnya.
Baca Juga: OTT di Jawa Timur, KPK Masih Dalami Dugaan Bupati Tulungagung Terima Uang
Dia menilai, maraknya OTT dalam waktu singkat menunjukkan adanya persoalan yang lebih mendasar dan sistematis, bukan sekadar kasus individual. Dia menyebut salah satu kemungkinan penyebabnya adalah mekanisme rekrutmen politik yang selama ini digunakan dalam Pilkada.
Meski demikian, Tito mengakui bahwa sistem pemilihan langsung juga memiliki sisi positif, namun tetap menyimpan sejumlah kelemahan.
"Pemilihan langsung di satu sisi ada yang baik, ya, ada positifnya, tapi ada juga negatifnya. Di antaranya ya biaya politik yang mahal, dan tidak menjamin yang terpilih ternyata orang yang baik," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









