Akurat Logo

Isu Ijazah Tak Akan Goyang Antusiasme Publik Sambut Jokowi Returns

Ayu Rachmaningtyas | 22 Mei 2026, 19:54 WIB
Isu Ijazah Tak Akan Goyang Antusiasme Publik Sambut Jokowi Returns
Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi.

AKURAT.CO Penanggung Jawab RJ2 (Rumah Juang Relawan Jokowi) untuk Prabowo-Gibran, Utje Gustaaf Patty, menilai, masyarakat tidak terlalu mempedulikan polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi yang kembali ramai diperbincangkan.

Menurut Utje, isu tersebut tidak akan menjadi perhatian utama masyarakat ketika Jokowi kembali turun langsung ke lapangan dalam agenda “Jokowi Returns” yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026.

“Saya yakin masyarakat di bawah itu tidak percaya Pak Jokowi punya ijazah tidak asli. Bahkan mungkin mereka tidak peduli Bapak itu punya ijazah atau tidak. Masyarakat bawah tidak akan bertanya soal itu,” kata Utje saat dihubungi, Jumat (22/5/2026).

Ia menegaskan, dalam agenda tersebut Jokowi akan lebih fokus pada upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat dibanding merespons isu-isu politik.

Menurutnya, kekuatan utama Jokowi selama ini terletak pada kedekatan dan interaksi langsung dengan masyarakat.

“Pak Jokowi masih punya energi. Kekuatan Pak Jokowi itu adalah interaksi langsung dengan masyarakat,” ujarnya.

Utje menilai tidak seluruh persoalan masyarakat dapat diselesaikan pemerintah semata.

Baca Juga: Revitalisasi Sekolah Terdampak Bencana Harus Disertai Sistem Siaga Darurat

Karena itu, seluruh elemen bangsa dinilai perlu ikut terlibat membantu memperkuat ketahanan ekonomi warga.

“Tidak semua bisa dikerjakan oleh pemerintah. Kita semua sebagai anak bangsa punya kewajiban membantu. Ini peran yang diambil oleh Pak Jokowi, bagaimana mendorong potensi ekonomi di daerah bisa ditingkatkan,” jelasnya.

Dalam agenda “Jokowi Returns”, sejumlah daerah disebut akan menjadi fokus pengembangan komoditas unggulan masyarakat.

Tegal diproyeksikan untuk pengembangan jagung, Kabupaten Karo untuk jeruk, Temanggung untuk kopi, dan Kendal untuk alpukat.

Utje meyakini Jokowi masih dapat membantu menggerakkan potensi ekonomi masyarakat di berbagai daerah melalui pendekatan langsung kepada warga.

“Ini peran yang diambil oleh Pak Jokowi, bagaimana mendorong potensi-potensi yang ada di masyarakat untuk minimal memperkuat diri mereka sendiri, berbicara soal ketahanan ekonomi,” tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.