IMF Peringatkan Krisis Pangan Akibat Perang Iran

AKURAT.CO Perang Iran tidak hanya mengguncang pasar energi, tetapi juga memunculkan ancaman serius terhadap ketahanan pangan global.
IMF dalam pernyataannya dikutip dari laman reuters memperingatkan kenaikan harga pangan dan pupuk mulai dirasakan di berbagai kawasan, dari Timur Tengah hingga Amerika Latin.
Gangguan pasokan nutrisi tanaman dari kawasan Teluk terjadi pada saat musim tanam baru dimulai di belahan bumi utara.
Baca Juga: Dampak Krisis Pangan terhadap Harga Bahan Makanan dan Kehidupan Masyarakat
Kondisi ini dinilai berpotensi menekan hasil panen sepanjang tahun.
Selain minyak dan gas, rantai pasok komoditas seperti fosfat, helium, dan aluminium juga terdampak akibat konflik di kawasan.
Fosfat sendiri merupakan bahan baku utama pupuk yang sangat dibutuhkan untuk produksi pertanian.
IMF menilai negara-negara berpendapatan rendah menghadapi risiko paling besar terhadap kerawanan pangan karena ketergantungan yang tinggi terhadap impor bahan pangan dan pupuk.
Baca Juga: Krisis Pangan 2030: Ancaman Nyata yang Perlu Diantisipasi Sejak Dini
Kenaikan harga komoditas tersebut juga dapat memperburuk inflasi pangan global yang sebelumnya sudah berada dalam tekanan.
Situasi ini diperkirakan menjadi agenda utama pembahasan para pembuat kebijakan dalam forum musim semi IMF-Bank Dunia pada pertengahan April.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







