Bahlil Libatkan SPBU Swasta Bahas Harga BBM Nonsubsidi

AKURAT.CO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah masih membahas formulasi terbaik terkait kebijakan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi.
Adapun, harga BBM non-subsidi seperti Pertamax, Pertamax Green, Pertamina Dex, dan Dexlite tidak mengalami penyesuaian harga per 1 April 2026 ditengah gejolak harga minyak dunia yang terus bergejolak.
Bahlil mengatakan, pembahasan tersebut saat ini masih berlangsung dan melibatkan berbagai pihak, termasuk badan usaha swasta yeng mengelola SPBU.
Baca Juga: Bahlil Tegaskan Tak Ada Kenaikan Harga BBM Subsidi, BBM Nonsubsidi Masih Dibahas
“Kenyangkut dengan harga BBM non-subsidi, kita lagi melakukan pembahasan. Nah, pembahasan ini sudah barang tentu melibatkan juga adalah badan swasta lainnya,” kata Bahlil di Kementerian ESDM, Senin (6/4/2026).
Bahlil menegaskan, pemerintah saat ini tengah mencari formula yang dinilai paling baik dan bijaksana terkait dengan harha BBM non-subsidi.
Ketua Umum Partai Golkar ini menambahkan, pemerintah memahami kondisi masyarakat saat ini, baik terkait BBM subsidi maupun nonsubsidi, sehingga keputusan yang diambil akan mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat secara menyeluruh.
“Yang jelas bahwa pemerintah sangat memahami kondisi yang hari ini yang ada di tengah-tengah masyarakat, baik itu yang untuk subsidi maupun non-subsidi,” tuturnya.
Saat ditanya mengenai kapan keputusan tersebut akan diumumkan, Bahlil kembali menegaskan bahwa pembahasan masih berlangsung di internal pemerintah. “Saya kan sudah bilang tadi, kami lagi melakukan rapat,” ucap Bahlil.
Diberitakan sebelumnya, Bahlil memastikan bahwa pemerintah tidak melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
Menurut Bahlil, keputusan tersebut merupakan arahan langsung Presiden dan hasil rapat pemerintah terkait kebijakan energi.
“Penyesuaian harga untuk BBM subsidi tidak ada penyesuaian naik atau turun artinya flat, masih pakai harga sekarang,” kata Bahlil dalam konferensi secara daring dari Seoul, Korea Selatan, Selasa (31/3/2026).
Sebelumnya, Bahlil menuturkan untuk BBM non-subsidi, mpemerintah bersama PT Pertamina (Persero) dan operator SPBU swasta masih melakukan pembahasan.
Ketua Umum Partai Golkar ini menegaskan, sampai dengan saat ini belum ada perubahan harga untuk jenis BBM non-subsidi. “Nah, waktunya kapan? Tunggu dulu, Jadi artinya apa? Belum juga ada penyesuaian harga (untuk BBM Non-Subsidi), harga tetap sama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bahlil meminta masyarakat menunggu hasil final pembahasan yang masih berlangsung, mengingat dinamika harga energi global yang berubah cepat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










