TINS Groundbreaking Proyek Logam Tanah Jarang Bulan Depan, Prabowo Direncanakan Hadir

AKURAT.CO PT Timah Tbk. (TINS) menjadwalkan groundbreaking atau peletakan batu perdana pabrik pengolahan Logam Tanah Jarang (LTJ) atau Rare Earth Element (REE) pada 20 Mei 2026. Acara tersebut direncanakan akan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Adapun, proyek fasilitas riset dan industri ini merupakan hasil kerja sama strategis antara TINS dengan Perusahaan Mineral Nasional (Perminas).
Direktur Utama PT Timah, Restu Widiyantoro mengatakan, agenda peletakan batu pertama tersebut menjadi tonggak penting dalam penguatan hilirisasi mineral strategis nasional.
Baca Juga: RUPSLB PT Timah Angkat Ratih Mayasari Jadi Direktur SDM
“Roadmap-nya untuk menuju tanggal 20 Mei nanti yang direncanakan diresmikan oleh Bapak Presiden. Kami laporkan secara singkat,” kata Restu saat RDP dengan Komisi XII DPR RI dikutip, Selasa (14/4/2026).
Restu menjelaskan, proyek ini merupakan hasil kerja sama antara PT Timah dan Perminas yang baru dimulai dalam beberapa bulan terakhir.
Dalam skema tersebut, PT Timah mendapat tugas sebagai pemasok bahan baku REE yang berasal dari sisa hasil produksi (SHP) timah, sementara Perminas akan memprosesnya menjadi produk turunan bernilai tambah.
“Sisa hasil produksi dari timah itu menjadi bahan utama untuk Perminas yang nanti selanjutnya Perminas akan memproses menjadi produk-produk ikutannya,” ujarnya.
Restu menuturkan, kerja sama ini masih berada pada tahap awal pembentukan model bisnis dan teknis. Meski demikian, kedua pihak menargetkan proyek tersebut dapat memasuki tahap monetisasi dalam waktu sekitar dua tahun.
Baca Juga: Laba PT Timah Melonjak Dua Kali Lipat, Raup Rp602 Miliar di Kuartal III 2025
“Kemudian kerja sama ini diprogramkan untuk mencapai 2 tahun sudah diharapkan terjadi monetisasi. Jadi sudah bisa menghasilkan produk yang bisa mendapatkan devisa untuk negara,” tutur Restu.
Sebagai bagian dari persiapan proyek, PT Timah telah mulai mengumpulkan bahan baku utama berupa residu hasil produksi timah untuk kemudian diserahkan kepada Perminas sebagai bahan pengolahan REE.
“Jadi kami sudah mulai melakukan pengumpulan bahan-bahan utama untuk REE jadi SHP dari atau sisa hasil produksi dari PT Timah itu dikumpulkan dan disiapkan untuk nanti disajikan kepada Perminas untuk menjadi bahan utamanya,” tambah Restu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









