DLH Jakarta Pastikan Sampah yang Sudah Dipilah Tak Tercampur Saat Pengangkutan

AKURAT.CO Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jakarta tengah menyiapkan sistem pengangkutan sampah terpilah secara bertahap. Hal ini untuk memastikan sampah yang telah dipilah warga tidak akan dicampur kembali saat proses pengangkutan.
Kepala DLH Jakarta, Dudi Gardesi, mengatakan persiapan dilakukan mulai dari penyediaan armada pengangkut, tempat sampah terpilah, hingga pengaturan jadwal pengangkutan berdasarkan jenis sampah.
"Untuk saat ini kami juga memaksimalkan penggunaan sarana yang sudah tersedia dengan strategi pembedaan jadwal pengumpulan sampah dari warga sesuai jenis sampahnya," kata Dudi kepada wartawan, Jumat (15/5/2026).
Baca Juga: Gerakan Pilah Sampah di Jakarta Harus Dibarengi Perubahan Perilaku Masyarakat
Menurutnya, skema pengangkutan sampah organik terpilah sudah mulai berjalan di sejumlah wilayah. Pengangkutan dilakukan menggunakan gerobak motor maupun mobil pikap.
Sampah organik yang telah terkumpul kemudian dibawa ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) atau TPS Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) untuk diolah lebih lanjut. "Hasil olahan kemudian dikirim ke off taker sebagai pakan maggot maupun ternak," ujarnya.
DLH Jakarta berharap sistem pengangkutan sampah terpilah dapat mendorong masyarakat lebih disiplin memilah sampah dari rumah, sekaligus meningkatkan pengelolaan sampah berkelanjutan di Jakarta.
Baca Juga: Pramono Anung Instruksikan Pasar Jaya Pakai Teknologi Hidrotermal untuk Mengolah Sampah
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta telah menggelar gerakan pemilahan sampah di Jalan H.R. Rasuna Said pada Minggu (10/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kampanye menjaga Jakarta dari ancaman darurat sampah.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, juga telah mewajibkan warga memilah sampah dari rumah melalui Instruksi Gubernur (Ingub) yang telah ditandatangani.
"Saya sudah menandatangani instruksi gubernur untuk proses pemilahan sampah, dan dalam waktu dekat kami akan bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk deklarasi pemilahan sampah di Jakarta," kata Pramono.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








