Setelah Terbakar, Kapal Induk Amerika Serikat USS Gerald R Ford Pergi dari Laut Merah

AKURAT.CO Kapal induk Amerika Serikat, USS Gerald R. Ford, dilaporkan akan meninggalkan Laut Merah untuk menjalani perbaikan di pangkalan Angkatan Laut AS di Pulau Kreta, Yunani, menyusul insiden kebakaran di kapal tersebut pekan lalu.
Seorang pejabat senior AS mengonfirmasi kepada US Naval Institute News bahwa kapal induk itu akan menuju Naval Support Activity Souda Bay dan menjalani perbaikan selama lebih dari sepekan. Laporan serupa sebelumnya juga disampaikan harian Yunani Kathimerini yang menyebut kapal tersebut akan tiba di Kreta dalam waktu dekat.
Kebakaran terjadi pada 12 Maret di fasilitas laundry bagian belakang kapal, memicu respons pengendalian kerusakan besar-besaran. Insiden ini menyebabkan gangguan operasional di seluruh kapal serta memaksa ratusan awak berpindah tempat.
Lebih dari 600 personel dilaporkan kehilangan tempat tidur dan terpaksa beristirahat di lantai maupun meja selama proses penanganan berlangsung.
Sebelumnya, kapal induk tersebut sempat bersandar di Souda Bay selama empat hari pada Februari untuk mengisi ulang logistik sebelum melanjutkan pelayaran ke kawasan Mediterania timur.
Dalam pernyataan resmi di platform X, United States Central Command menyebut kebakaran berasal dari ruang laundry utama dan tidak terkait dengan aktivitas tempur. Api dilaporkan berhasil dikendalikan.
Baca Juga: Kapal Induk Amerika Serikat USS Gerald R. Ford Terbakar di Laut Merah
Kapal induk ini tengah dikerahkan ke kawasan Timur Tengah di tengah eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran sejak 28 Februari.
Serangan gabungan AS dan Israel dilaporkan telah menewaskan sekitar 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta sejumlah negara di kawasan seperti Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk. Serangan tersebut disebut menyasar aset militer AS, menyebabkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta mengganggu pasar global dan sektor penerbangan.
Sumber: Anadolu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026





