Kultum Ramadhan Akurat.co, Ustaz Lufaefi: Lelah Bukan Dosa, Jangan Menyerah Saat Diuji

AKURAT.CO Redaktur Akurat.co, H. Lufaefi, M.Ag., menjadi narasumber dalam program Kultum Ramadhan Akurat.co 2026 yang tayang pada Selasa (17/3/2026) pukul 17.45 WIB melalui kanal resmi Akurat.co.
Dalam tausiyahnya, Lufaefi menjawab pertanyaan seputar bagaimana menyikapi rasa lelah agar tetap bernilai positif dalam pandangan Islam. Ia menegaskan bahwa lelah dan capek merupakan sifat dasar manusia dan bukan tanda menurunnya iman, apalagi perbuatan dosa.
“Lelah itu manusiawi. Capek itu wajar. Dan dalam Islam, itu bukan dosa serta bukan bukti bahwa iman kita berkurang,” ujarnya.
Ia mengutip firman Allah SWT bahwa Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kemampuannya. Artinya, setiap ujian, termasuk rasa lelah secara fisik maupun batin, masih dalam batas yang mampu ditanggung oleh hamba-Nya.
Menurutnya, yang dilarang dalam kondisi lelah bukanlah rasa capek itu sendiri, melainkan sikap menyerah dan mundur dari tanggung jawab. Ia juga mengingatkan firman Allah dalam Al-Qur’an, “Wa la tahinu wa la tahzanu” (janganlah kamu lemah dan jangan pula bersedih hati).
“Yang tidak boleh itu menyerah. Yang tidak boleh itu berhenti berjuang,” tegasnya.
Lufaefi menyoroti fenomena generasi muda yang kerap meluapkan keluh kesah di media sosial ketika menghadapi masalah. Ia menilai, kebiasaan tersebut sering kali justru membuat persoalan semakin melebar tanpa solusi yang jelas.
“Ketika Nabi Muhammad SAW menghadapi persoalan besar, yang beliau lakukan bukan curhat ke banyak orang, tapi memperbanyak shalat,” katanya.
Ia merujuk pada hadis yang menceritakan bagaimana Rasulullah SAW meminta Bilal untuk menegakkan shalat saat menghadapi persoalan berat. Shalat, menurutnya, menjadi ruang istirahat spiritual sekaligus tempat memohon pertolongan kepada Allah SWT.
“Nabi tidak menyerah ketika lelah. Justru beliau menguatkan ibadahnya, memperpanjang sujudnya, dan mendekat kepada Allah untuk mencari solusi,” jelasnya.
Di akhir tausiyah, Lufaefi mengajak masyarakat untuk tetap bertahan dan berusaha maksimal dalam menjalani kehidupan. Ia menekankan bahwa hidup adalah anugerah yang masih dirindukan oleh banyak orang yang telah tiada.
Program Kultum Ramadhan Akurat.co 2026 ini turut terlaksana berkat dukungan dari Permodalan Nasional Madani (PNM), Bank Syariah Indonesia (BSI), serta PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) yang berpartisipasi dalam mendukung rangkaian kegiatan dakwah selama bulan suci Ramadan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










