Akurat
Pemprov Sumsel

UOB Indonesia Luncurkan Program The Business Circle, Dukung Kesuksesan Bisnis Keluarga di ASEAN

Hefriday | 24 Juli 2025, 18:25 WIB
UOB Indonesia Luncurkan Program The Business Circle, Dukung Kesuksesan Bisnis Keluarga di ASEAN

AKURAT.CO UOB Indonesia resmi meluncurkan The Business Circle, sebuah program eksklusif yang ditujukan untuk mendukung pengembangan bisnis keluarga di Indonesia melalui pembelajaran, kolaborasi, dan perluasan jejaring di kawasan ASEAN.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif regional UOB yang telah terlebih dahulu dijalankan di Singapura, Thailand, dan Malaysia sejak 2019.

The Business Circle hadir sebagai wadah yang dirancang khusus untuk membantu generasi penerus pemimpin bisnis keluarga dalam menghadapi tantangan manajerial yang semakin kompleks. 
 
Program ini mencakup berbagai kegiatan, mulai dari forum diskusi, kunjungan pasar, hingga sesi berbagi pengetahuan yang membahas isu strategis seperti perencanaan suksesi, transformasi digital, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), dan keberlanjutan usaha.
 
Direktur Wholesale Banking UOB Indonesia, Harapman Kasan, menyampaikan bahwa sekitar 95% perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia merupakan bisnis keluarga. Kontribusi mereka terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional mencapai hampir 53%. 

 
“Kini, banyak dari bisnis ini dipimpin oleh generasi baru yang berpikiran terbuka, visioner, dan berorientasi global,” ujarnya dalam konferensi pers UOB di Jakarta, Kamis (24/7/2025). 
 
Karena itu, UOB menilai penting untuk menyediakan platform pendampingan dan konektivitas melalui The Business Circle.
 
Menurut studi UOB Business Outlook 2025, lebih dari 76% pengambil keputusan di sektor usaha Indonesia merupakan generasi penerus keluarga.
 
Mereka dinilai lebih progresif dalam mendorong transformasi bisnis melalui adopsi digitalisasi, ekspansi regional, dan keberlanjutan. Bahkan, hampir 76% dari mereka memiliki rencana untuk memperluas bisnis ke luar negeri.
 
Studi tersebut juga menunjukkan bahwa teknologi seperti cloud computing dan blockchain semakin diminati sebagai bagian dari strategi pertumbuhan.
 
Selain itu, perhatian pada isu sosial seperti kesejahteraan tenaga kerja dan ketahanan rantai pasok juga mulai menjadi prioritas utama, menggantikan pendekatan bisnis tradisional yang semata-mata mengejar keuntungan jangka pendek.
 
Sepanjang 2024, komunitas The Business Circle telah melibatkan sekitar 330 perusahaan di kawasan ASEAN untuk mengeksplorasi peluang usaha lintas negara. Jumlah ini menambah total keanggotaan program yang kini telah menjangkau lebih dari 1.000 pelaku bisnis di kawasan.
 
Dengan jaringan regional yang kuat dan kapabilitas terintegrasi, UOB mendukung pelaku usaha untuk terhubung dengan pasar internasional melalui sistem perdagangan yang luas dan keahlian sektor yang mendalam. Hal ini menjadikan UOB sebagai mitra strategis bagi perusahaan yang tengah melakukan ekspansi di ASEAN.
 
Sebagai lembaga perbankan yang telah hadir lebih dari satu dekade di Indonesia, UOB Indonesia memiliki jaringan layanan yang luas dengan 41 kantor cabang dan 108 ATM yang tersebar di 42 kota di 16 provinsi. Produk dan layanan yang ditawarkan mencakup seluruh segmen, mulai dari perbankan ritel, komersial, hingga korporat.
 
Di era digital, UOB juga meluncurkan TMRW, bank digital yang menyasar generasi muda melek teknologi. Melalui pendekatan berbasis data dan pengalaman nasabah, TMRW memberikan layanan perbankan yang lebih personal dan efisien, mencerminkan komitmen UOB dalam mendukung transformasi digital keuangan di Indonesia.
 
UOB Indonesia juga menunjukkan komitmennya sebagai institusi keuangan yang bertanggung jawab secara sosial. Selain mendampingi nasabah dalam pengelolaan keuangan, bank ini juga aktif mendukung inisiatif pembangunan berkelanjutan di bidang seni, pendidikan, dan kesejahteraan anak-anak di berbagai wilayah operasionalnya. 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa