Akurat
Pemprov Sumsel

HijrahFest 2026, Permata Bank Syariah Tawarkan Margin hingga 0,79 Persen

Esha Tri Wahyuni | 1 Maret 2026, 18:10 WIB
HijrahFest 2026,  Permata Bank Syariah Tawarkan Margin hingga 0,79 Persen
Permata Bank Syariah jadi mitra resmi HijrahFest 2026. Aset industri tembus Rp1.000 triliun, laba operasional perseroan naik 8,1% yoy pada 2025.

AKURAT.CO Permata Bank Syariah menegaskan komitmennya memperluas inklusi keuangan syariah dengan menjadi The Official Banking Partner dalam HijrahFest Ramadan 2026 yang digelar pada 28 Februari–1 Maret 2026 di Balai Kartini, Jakarta.

Dalam ajang bertema Comeback Stronger tersebut, Permata Bank Syariah mengusung nilai “Syariah untuk Semua”, yakni pendekatan layanan keuangan syariah yang inklusif dan relevan untuk berbagai segmen masyarakat.

Direktur Keuangan dan Unit Usaha Syariah Permata Bank, Rudy Basyir Ahmad, menyatakan pendekatan tersebut menempatkan syariah sebagai solusi finansial di setiap fase kehidupan.

Baca Juga: Permata Bank Raup Laba Rp3,6 Triliun di 2025, NPL Terjaga 2,1 Persen

“Nilai ‘Syariah untuk Semua’ memperkuat peran Permata Bank Syariah sebagai mitra finansial yang tepercaya, mudah dijangkau, dan thoyib bagi siapa pun yang tengah menata perjalanan hijrah. Kami hadir mendampingi perjalanan hidup masyarakat, mulai dari keluarga, generasi muda, pelaku usaha, hingga individu yang mewujudkan mimpinya,” ujar Rudy dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (1/3/2026).

Langkah ini dilakukan di tengah pertumbuhan signifikan industri perbankan syariah nasional. Berdasarkan siaran pers Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total aset perbankan syariah tumbuh 11,34% secara tahunan (yoy) per Oktober 2025 dan menembus Rp1.000 triliun, menjadi capaian tertinggi sepanjang sejarah industri tersebut di Indonesia.

Sejalan dengan tren industri, Permata Bank Syariah mencatat Laba Operasional sebelum Provisi sebesar Rp785,3 miliar pada 2025, tumbuh 8,1% yoy.

Data tersebut menunjukkan momentum akselerasi sektor keuangan syariah di tengah kebutuhan masyarakat terhadap alternatif layanan keuangan berbasis prinsip syariah.

Baca Juga: Permata Bank Kaji Paylater, Tetap Utamakan Kualitas Kredit

HijrahFest dikenal sebagai salah satu festival gaya hidup Muslim terbesar di Indonesia yang menggabungkan kajian, bazar UMKM halal, hingga edukasi finansial.

Keterlibatan perbankan dalam acara semacam ini menjadi strategi untuk memperluas literasi dan penetrasi produk syariah, khususnya kepada generasi muda dan kelas menengah Muslim.

Dalam beberapa tahun terakhir, OJK juga mendorong penguatan ekosistem keuangan syariah melalui konsolidasi perbankan, digitalisasi layanan, dan pengembangan produk pembiayaan berbasis akad yang transparan.

Dalam HijrahFest 2026, Permata Bank Syariah menawarkan sejumlah program, antara lain:

  • Pembukaan Permata Tabungan iB Haji Proteksi dan Permata Tabungan iB Umrah Berkah berkesempatan memperoleh e-voucher hingga Rp5 juta.

  • Pembukaan Permata ME Saver iB minimal Rp100 ribu mendapat hadiah langsung.

  • Pembukaan PMD iB dengan setoran Rp200 ribu per bulan selama 12 bulan memperoleh Permata Poin senilai Rp50 ribu.

  • Pembiayaan emas melalui Permata KTA iB Multiguna dengan margin setara mulai 0,79% flat per bulan.

  • Permata KPR iB Bijak dengan e-voucher hingga Rp3 juta.

  • Permata KKB iB akad Murabahah dengan biaya administrasi Rp1,5 juta dan margin flat mulai 3,45% per tahun.

Selain produk finansial, acara juga menghadirkan mini talk-show bertajuk “Hijrah Finansial: Syariah Untuk Semua” yang menghadirkan figur publik dan pelaku usaha.

Public figure sekaligus entrepreneur Fenita Arie membagikan pengalamannya dalam mengelola keuangan berbasis syariah.

“Hijrah finansial dimulai dari meluruskan niat, belajar keuangan syariah, dan membangun kebiasaan kecil seperti mencatat arus kas. Layanan syariah yang mudah dijangkau membantu membangun disiplin dan ketenangan,” ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.