Akurat
Pemprov Sumsel

Perang Iran Tekan Ekonomi Dunia, Negara Miskin Kian Terancam

Andi Syafriadi | 2 April 2026, 14:35 WIB
Perang Iran Tekan Ekonomi Dunia, Negara Miskin Kian Terancam
ilustrasi IMF

AKURAT.CO Dana Moneter Internasional (IMF), World Bank, dan International Energy Agency (IEA) menyatakan akan bekerja sama untuk merespons dampak ekonomi global akibat perang Iran.

Dalam pernyataan bersama yang dikutip dari laman reuters, ketiga lembaga sepakat untuk berbagi data, mengoordinasikan rekomendasi kebijakan, serta memobilisasi para pemangku kepentingan guna membantu negara-negara yang terdampak paling besar.

Menurut ketiga lembaga tersebut, dampak konflik bersifat signifikan, global, dan tidak merata.

Baca Juga: Jepang dan Prancis Sepakat Dorong Akhir Perang Iran-AS-Israel, Desak Pembukaan Selat Hormuz

“Dampaknya sangat tidak proporsional dirasakan oleh negara-negara pengimpor energi, khususnya negara berpendapatan rendah,” demikian bunyi pernyataan bersama.

Diketahui, konflik di Timur Tengah disebut telah mengganggu rantai pasok global dan memicu lonjakan harga energi.

Minyak mentah Brent pada Rabu diperdagangkan di sekitar USD100 per barel, naik sekitar 40% dibandingkan posisi sebelum serangan AS-Israel ke Iran pada 28 Februari.

Kenaikan harga energi tersebut berpotensi meningkatkan tekanan inflasi di banyak negara berkembang, terutama yang bergantung pada impor minyak dan gas.

Selain itu, IMF dan Bank Dunia juga akan menilai kebutuhan pembiayaan masing-masing negara yang terdampak.

Baca Juga: Setelah Trump, Menlu AS Marco Rubio Nyatakan Perang Iran akan Berakhir

Topik ini diperkirakan menjadi fokus utama dalam Pertemuan Musim Semi IMF-Bank Dunia pada 13–18 April mendatang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.